Budidaya kangkung di rumah

Submitted by admin on Wed, 07/19/2017 - 03:36
kangkung

Cara Menanam Kangkung Darat di Rumah dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan menggunakan cara stek, yaitu bagian batang ditancapkan ke tanah, dan dengan menanam bijinya.

Kangkung merupakan tanaman sayur yang sangat merakyat, karena banyak sekali yang menyukainya. Namun demikian, tidak banyak yang tahu bagaimana Cara menanam kangkung yang benar. Kangkung bahkan bisa kita temukan hampir di seluruh Indonesia, karenanya tidak heran jika banyak yang kenal dengan tanaman kangkung. Tanaman yang berasal dari India ini juga dapat dibeli dengan harga yang relatif murah, bukan karena tidak enak tapi karena kangkung dapat ditanam dan di panen dengan cepat. Masa penanam benih hingga panen kangkung hanya membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu, dan kangkung sangat kuat terhadap hama tanaman. Hal itu adalah penyebab utama murahnya harga kangkung di pasaran.

Kangkung yang selama ini kita konsumsi memiliki dua jenis, yaitu kangkung yang biasa tanam di air dan kangkung yang ditanam di darat. Cara menanam kangkung khususnya kangkung darat juga memiliki dua versi. Pertama dengan disebar dan yang kedua adalah dengan di tugal yaitu menanam dengan cara melubanginya terlebih dulu baru diberi benih. Kedua, kangkung ini memiliki perbedaan fisik yang sangat mencolok, kangkung darat cenderung berwarna lebih terang, bentuk daun runcing dan memiliki bunga berwarna putih. Sedangkan kangkung air daunnya lebih gelap dan lebih lebar serta berbunga ungu.

Untuk Cara Menanam Kangkung Darat di Rumah, Anda bisa menggunakan dua cara saat pembibitannya. Cara pertama adalah dengan menggunakan cara stek yaitu bagian batang yang ditancapkan ke tanah, atau dengan cara menanam biji kangkung. Cara menanam kangkung dengan stek tentu saja menggunakan bibit kangkung yang memiliki kualitas bagus yaitu batang dan daun yang sehat, segar dan besar. Sedangkan menanam dengan biji kangkung juga digunakan biji yang berkualitas bagus dan kering. Kedua cara ini bisa dilakukan dengan mudah, namun demikian masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri.

Tanaman dengan nama latin Ipomea Reptans untuk kangkung darat dan Ipomea Aquatica untuk Sayur Sayuran kangkung air ini dalam siklus hidupnya sebenarnya tidak memerlukan pupuk yang intensif. Karena kangkung merupakan tanaman yang tahan terhadap segala macam penyakit. Namun demikian, ada satu hama yang paling sering mengganggu yaitu belalang, ulat grayak, kutu daun dan penyakit yang sering menyerangnya adalah karat putih. Cara menanam kangkung darat yang baik yang diberi jarak akan membuat penyebaran hama dapat di minimalisir, sehingga akan lebih baik jika dalam menanam tidak terlalu berdekatan. Dalam hal ini cara menanam dengan ditugal adalah cara yang paling pas.

Untuk mendapatkan kangkung yang sehat, maka Anda harus memupuk terlebih dahulu tanah yang akan ditanami kangkung tersebut. Pupuk yang digunakan sebaiknya adalah pupuk yang sehat, yaitu dengan menggunakan pupuk kompos. Proses pemupukan ini dilakukan sebelum kangkung ditanam, caranya adalah dengan mencampurkan tanah atau lahan degan pupuk kompos, kemudian diberi air hingga mencapai 5 cm. Cara menanam kangkung organik tidak memerlukan pupuk yang berbahan kimia, sehingga penggunaan pupuk kompos bisa tidak digunakan.

Untuk mendapatkan kangkung yang bagus, maka Anda tidak boleh malas dalam menyiram tanaman kangkung ini. Karena kangkung darat memerlukan lebih banyak air jika dibandingkan dengan tanaman sayur lainnya. Namun demikian, curah hujan yang terlalu tinggi juga dapat membuat tanaman kangkung menjadi menguning. Penyiraman kangkung yang baik dilakukan setiap sore dan siang hari. Jika Anda kurang dalam proses penyiraman, maka kangkung akan cepat menguning. Demikian Cara Menanam Kangkung Darat di Rumah dan pemeliharaannya.

 

Sumber: https://www.caramenanam.net/cara-menanam-kangkung/